Minggu, Oktober 25RG

Hal Penting yang Harus Anda Ketahui Sebelum Memulai Bisnis (Pelajaran dari Batman)

Bisnis adalah sebuah keharusan. Anda mungkin bukan seorang pengusaha, tapi jika Anda tidak berbisnis, Anda melewatkan hidup yang sangat disayangkan. Anda boleh saja beralasan bahwa tidak setiap orang diciptakan dengan bakat bisnis, tapi dari pengetahuan dan pengalaman yang saya dapatkan, kemampuan untuk berbisnis bukanlah sebuah bakat, tapi sebuah keterampilan yang semakin Anda latih, Anda akan  menjadi semakin ahli di dalamnya. Pada postingan pertama saya ini, saya akan mengungkapkan bagaimana pertama kali saya memulai bisnis sambil bekerja. (By the way, profesi saya adalah seorang guru di sekolah swasta, tapi saya memang sangat tertarik dengan bisnis sejak kecil).

Oyah, bagian ini khusus buat pebisnis pemula saja. Jika Anda sudah berbisnis sejak silakan abaikan postingan ini. 🙂

Sebelum menjalankan bisnis saya yang sekarang, saya sudah mulai berbisnis sejak kecil. Dari mulai berjualan barang-barang yang disukai anak-anak saat itu, seperti mainan buatan sendiri, makanan masak sendiri, dan semacamnya. Walaupun hasilnya lumayan, tapi saya dengan cepat menyadari bahwa passion utama saya memang bukan di bisnis. Passion utama saya adalah mengajar.

Lalu untuk apa saya bicara tentang bisnis? Hehee..
Lulus tingkat SMA, saya langsung menjalani apa yang menjadi passion saya, menjadi seorang guru. Tak butuh waktu lama sebelum saya menyadari bahwa menjadi seorang guru saja belum cukup untuk membuat saya dapat menjalani kehidupan yang saya idamkan, seperti traveling, wisata kuliner, dan semacamnya. Dan ketika saya menonton film Batman, saya menjadi tercerahkan. Tsaah…
Jadi dalam film tersebut, ayahnya Bruce Wayne adalah seorang dokter. Namun ia memiliki sebuah perusahaan multinasional Wayne Enterprise. Sehingga meskipun profesinya adalah suatu pekerjaan yang notabene untuk kepuasan pribadi, tapi ia masih dapat mewujudkan apa yang menjadi impiannya (menolong rakyat miskin, semacam itulah)
Jadi tak peduli apapun profesi Anda,bisnis adalah sebuah keharusan. Anda mungkin memilih sebuah pekerjaan untuk kepuasan, tapi Anda tetap harus berbisnis uuntuk kehidupan,
Lalu saya pun kembali menekuni dunia bisnis. Mendirikan sebuah bisnis, menjalankannya, gagal. Mendirikan bisnis, menjalankan,gagal. Mendirikan bisnis, menjalankan, dan gagal… Entah sudah berapa kali saya sampai lupa.. 😀
Kegagalan demi kegagalan membuat saya menyadari satu hal: Saya terlalu idealis dengan bisnis saya. Dalam artian ketika memilih sebuah bisnis, saya hanya melihat dari kacamata saya. Padahal bisnis yang baik itu dimulai dari kacamata pelanggan kita. Maka mulailah saya merubah sudut pandang saya. Jika selama ini saya bertanya, apa yang saya inginkan, maka saya mulai ubah pertanyaan saya menjadi, “Apa yang pelanggan saya butuhkan.”
Diagram Kebutuhan Pelanggan
Dari sana mulai terbuka jalan bisnis saya. Namun ternyata masalah belum selesai. Ketika menjalankan bisnis tersebut, dalam posisi saya sebagai seorang staf pengajar, perlahan bisnis yang berkembang menjadi keteteran. Dan tanpa terasa, bisnis saya pun mulai tumbang.
Dari semua kegagalan tersebut, saya menarik sebuah pelajaran: Jangan mencoba untuk mendirikan bisnis sendirian. Jika Anda ingin memulai sebuah bisnis, pastikan Anda memiliki Mentor dan Tim yang baik.
Apakah tidak mungkin memulai bisnis tanpa mentor dan tim? Tentu saja mungkin, tapi Anda harus menjalani sendiri proses trial dan errornya. Sehingga perjalanan Anda akan lebih terasa rintangannya. Mentor dan tim memungkinkan Anda meminimalkan ancaman dan rintangan terhadap bisnis Anda. Jadi selesai membaca postingan ini, segera tulis nama orang yang akan anda jadikan Mentor dan Tim Anda, lalu hubungi mereka langsung.
Nah, sampai disini dulu. Di postingan selanjutnya saya akan membahas tentang Ide Bisnis yang Menguntungkan dan Pasti Laku. Stay Tune on Sigid.id 😉

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *